Amankan Natal Pakai Metal Detector

Dalam rangka pengamanan Natal 2020, Polisi Resor (Polres) Lingga melaksanakan sterilisasi gereja di wilayah hukum Polres Lingga, Kamis (24/12/2020).

Kepala Polres (Kapolres) Lingga, AKBP Arief Robby Rachman mengatakan, sterilisasi di gereja tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman saat pelaksanaan kegiatan ibadah malam Natal 2020.

“Sebagai antisipasi tindak kejahatan maupun terorisme yang dapat menganggu kegiatan saat ibadah di gereja,” jelas Arief.

Arief menjelaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan oleh personil Polres Lingga, dilakukan secara detail di wilayah gereja.

“Personil Polres lingga bersama Brimob melaksanakan pemeriksaan terhadap seluruh bagian gereja baik di dalam maupun di luar gereja termasuk altar pun tidak luput dari pemeriksaan,” jelasnya.

Kapolres juga melanjutkan, adapun kegiatan sterilisasi dilakukan dengan menggunakan alat metal detector untuk mendeteksi benda-benda yang mencurigakan, yang bisa membahayakan dan mengangu jamaat saat melaksanakan ibadah.

“Alhamdulilah hasil dari sterilisasi tidak ditemukan benda-benda yang mencurigakan yang dapat mengganggu atau membahayakan para jemaat yang akan melaksanakan ibadah,” ujar Kapolres Lingga itu.

Arief Robby Rachman menambahkan, pelaksanaan sterilisasi ini sangatlah penting guna memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para jemaat yang akan melaksanakan ibadah sehingga dapat berjalan dengan khidmat aman dan kondusif.

“Pelaksanaan ibadah Natal boleh dilaksanakan di Gereja namun tetap menerapkan protokol kesehatan dengan misa secara bergantian,” katanya.

Berikut ini deretan foto-fotonya:

Polisi Resor (Polres) Lingga melaksanakan sterilisasi gereja di wilayah hukum Polres Lingga, Kamis (24/12/2020).
Polisi Resor (Polres) Lingga melaksanakan sterilisasi gereja di wilayah hukum Polres Lingga, Kamis (24/12/2020). 
Polisi Resor (Polres) Lingga melaksanakan sterilisasi gereja di wilayah hukum Polres Lingga, Kamis (24/12/2020).
Polisi Resor (Polres) Lingga melaksanakan sterilisasi gereja di wilayah hukum Polres Lingga, Kamis (24/12/2020). 
Polisi Resor (Polres) Lingga melaksanakan sterilisasi gereja di wilayah hukum Polres Lingga, Kamis (24/12/2020).
Polisi Resor (Polres) Lingga melaksanakan sterilisasi gereja di wilayah hukum Polres Lingga, Kamis (24/12/2020). 
Polisi Resor (Polres) Lingga melaksanakan sterilisasi gereja di wilayah hukum Polres Lingga, Kamis (24/12/2020).
Polisi Resor (Polres) Lingga melaksanakan sterilisasi gereja di wilayah hukum Polres Lingga, Kamis (24/12/2020).

Source

Kecelakaan di Klaten, Truk Tabrak Pengendara Motor

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk dan sepeda motor terekam CCTV Dinas Perhubungan Klaten, Selasa (23/12/2020).

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Pemuda, tepatnya di simpang empat Bareng Kabupaten Klaten.

Dari rekaman CCTV yang didapat TribunSolo. com, nampak kendaraan datang dari arah Solo (Utara) tengah berhenti karena lampu lalu lintas tengah merah.

Namun, dari arah belakang muncul truk yang belum diketahui identitasnya berjalan dari lajur berlawanan dari utara ke selatan.

Nampak, truk tersebut berjalan dengan kecepatan cukup tinggi dan menerobos lampu merah.

Disaat bersamaan, lampu lalu lintas dari jalur timur ke selatan berwarna hijau, sehingga kendaraan mulai berjalan.

Sebuah motor dari sisi timur yang tengah berbelok ke utara, langsung dihantam truk yang menerobos lampu merah dari jalur berlawanan itu.

Kanitlaka lantas Polres Klaten, IPTU Subadi membenarkan kejadian tersebut.

“Kejadiannya sekitar pukul 17.00 wib tadi,” ucapnya.

Dari dugaan awal, kecelakaan tersebut disebabkan kelalaian sopir truk yang mencoba menerobos lampu lalu lintas.

“Iya, truknya menerobos lampu merah,” tandasnya.

Kendati demikian, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih dalam lagi. Sebab, pihaknya masih melakukan penyidikan.

Kasus kecelakaan ini sendiri saat ini ditangani Unit Lantas Polres Klaten. (*)

Source

Merapat! Simak Info Terbaru Dari Puncak Merapi

Sejumlah warga beraktivitas di kaki Gunung Merapi di Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (8/12/2020). ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/aww.

Asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 meter kembali teramati di atas puncak kawah Gunung Merapi ada periode pengamatan Rabu (23/12/2020) pukul 00:00 hingga 06:00 WIB.

Selain asap kawah berdasar pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) juga terjadi 78 gempa hybrid/fase banyak dari Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jogja dan Jawa Tengah.

Sebelumnya, pada periode pengamatan Selasa (22/12/2020) pukul 06:00-12:00 WIB juga teramati adanya asap kawah berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

Cara Memantau Aktivitas Merapi Terkini Via Live Streaming

Aktivitas terkini Gunung Merapi bisa dipantau secara realtime dengan cara mengakses live streaming yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube serta CCTV resmi BPPTKG.

Namun, menurut BPPTKG, data yang disiarkan lewat live Merapi adalah data mentah langsung dari stasiun pemantauan.

Otomatis, data itu masih perlu diolah, dianalisis, dan diinterpretasi lebih lanjut oleh pengamat dan ahli gunung api di Badan Geologi.

Selanjutnya, data hasil pengamatan akan dilaporkan setiap pukul 00.00, 06.00, 12.00, dan 18.00 WIB.

Laporan dapat diakses melalui laman https://magma.esdm.go.id atau melalui aplikasi android MAGMA Indonesia.

Menurut BPPTKG, layanan ini berguna untuk kepentingan pemantauan sinyal seismik dan visual Gunung Merapi serta untuk keperluan pendidikan.

Masyarakat diminta tidak membuat analisis dan interpretasi sendiri dari data yang tersedia guna menghindari kekeliruan dan keresahan di masyarakat.

Selain live streaming melalui kanal Youtube, Anda juga bisa mengakses dan memantau aktivitas ter-update Gunung Merapi melalui CCTV resmi BPPTKG.

Pantauan CCTV ini mengamati aktivitas Gunung Merapi dan sekitarnya dari berbagai lokasi, di antaranya:

Kamera CCTV Pasar Bubar

Kamera CCTV Merbabu

Kamera CCTV Kali Opak Golf

Kamera CCTV Srunen

Kamera CCTV Plawangan

Kamera CCTV Museum

Kamera CCTV Deles

Kamera CCTV Kali Kuning

Kamera CCTV Kali Gendol

Kamera CCTV Bebeng

Kamera CCTV Opak Prambanan

Kamera CCTV Boyong (Pulowatu)

Selain pantauan CCTV, Anda juga dapat memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi melalui seismogram BPPTKG.

LINK LIVE STREAMING PANTAUAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TERKINI

LINK CCTV PANTAUAN GUNUNG MERAPI DAN SEKITARNYA

LINK SEISMOGRAM PANTAUAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI

Aktivitas Gunung Merapi Terbaru

Periode pengamatan Rabu (23/12/2020) pukul 00:00 hingga 06:00 WIB

Lokasi Gunung Merapi Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi Cuaca

cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur laut dan timur. Suhu udara 14.5-25.4 °C, kelembaban udara 69-89 %, dan tekanan udara 625.95-687.22 mmHg.

Visual

● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.

Kegempaan

■ Guguran (Jumlah : 8, Amplitudo : 4-15 mm, Durasi : 15.7-70.9 detik)

■ Hembusan (Jumlah : 16, Amplitudo : 3-10 mm, Durasi : 8.6-35.9 detik)

■ Hybrid/Fase Banyak (Jumlah : 78, Amplitudo : 3-30 mm, S-P : 0.3-0.4 detik, Durasi : 5.8-10.7 detik)

■ Vulkanik Dangkal (Jumlah : 16, Amplitudo : 40-75 mm, Durasi : 11-45.5 detik)

Keterangan lain

Nihil

Tingkat aktivitas Gunung Merapi

Level III (Siaga)

Rekomendasi BPPTKG

1.) Prakiraan daerah bahaya meliputi:

A. Provinsi DIY

a. Kabupaten Sleman. Kecamatan Cangkringan: Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor); Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem); Desa Umbulharjo (Dusun Palemsari).

B. Provinsi Jawa Tengah

a. Kabupaten Magelang. Kecamatan Dukun: Desa Ngargomulyo (Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar); Desa Krinjing (Dusun Trayem, Pugeran, Trono); Desa Paten (Babadan 1, Babadan 2)

b. Kabupaten Boyolali. Kecamatan Selo: Desa Tlogolele (Dusun Stabelan, Takeran, Belang); Desa Klakah (Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur); Desa Jrakah (Dusun Jarak, Sepi)

c. Kabupaten Klaten. Kecamatan Kemalang: Desa Tegal Mulyo (Dusun Pajekan, Canguk, Sumur); Desa Sidorejo (Dusun Petung, Kembangan, Deles); Desa Balerante (Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang)

2.) Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

3.) Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.

4.) Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

5.) Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Source

Terekam CCTV! Korban Begal Bertambah Lagi

3d render of crime scene with silhouette Premium Photo

Polisi masih memburu para pelaku begal yang sebabkan seorang pria tewas bersimbah darah di Jalan Perjuangan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Polisi juga sudah mengumpulkan bukti CCTV untuk mengidentifikasi para pelaku.

“Kasusnya masih dalam tahap penyelidikan. Artinya masih mencari pelaku,” ujar Kapolsek Bekasi Utara Kompol Chaled Thayib ketika dihubungi detikcom, Selasa (22/12/2020)

Chaled menyebut polisi sudah melakukan pengecekan CCTV di sekitar lokasi kejadian. Total ada 2 CCTV yang dikumpulkan.

“Di TKP ada dua, yang arah berlawanan, arah Utara dan Selatan,” kata Chaled.

Dari CCTV tersebut, polisi mengaku masih belum bisa memastikan nomor plat pelaku. Hal ini disebabkan kondisi malam hari yang kurang pencahayaan.

“Di lokasi gelap, kebetulan lokasi lampu bengkel sedang mati. Makanya CCTV tidak jelas,” ujarnya

Lebih lanjut, Chaled juga akan meningkatkan patroli di daerah Bekasi Utara. Pihaknya juga akan mengedukasi masyarakat untuk tidak keluar malam sendirian sehingga rawan menjadi target begal.

“Iya tentunya kita tingkatkan patroli. Babinsa juga akan mengedukasi masyarakat agar tidak keluar malam. Terlebih jika sendiri. Hal itu bisa menjadi sasaran target begal,” pesannya.

Sebelumnya, seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Perjuangan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Polisi memastikan pria itu korban begal.

“Iya dugaannya itu, korban pencurian dengan kekerasan dugaannya,” ujar Kapolsek Bekasi Utara Kompol Chaled Thayib ketika dihubungi detikcom, Senin (21/12/2020).

Polisi sudah mengantongi identitas korban. Korban berinisial APP (16).

“Kami sudah temukan keluarga korban,” kata Chaled.

Chaled mengatakan para pelaku berjumlah 6 orang. Mereka mengendarai 3 buah motor. Motif para pelaku, kata Chaled, merampas motor korban.

“Motif diduga pencurian dengan kekerasan,” kata Chaled.

Para pelaku juga membawa senjata tajam. Korban dibacok dan ditusuk di bagian dada.

“Luka di bagian dada sebelah kiri,” lanjut Chaled.

Dalam video yang beredar, tampak korban yang sedang mengendarai sepeda motor, dipepet oleh para pelaku. Para pelaku terlihat mengacungkan senjata tajam ke korban.

Korban menjatuhkan motornya. Ia berlari menghindari sabetan senjata tajam para pelaku. Kemudian, salah satu pelaku mengambil motor korban. Tampak tak ada satu pun pengendara yang melintasi jalan tersebut

Source

Aksi Pemotor Tendangi Water Barrier di Magelang Terekam CCTV

Aksi sejumlah pemotor menendangi water barrier atau pembatas jalan di Kota Magelang, Jawa Tengah, terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Aksi tersebut diketahui terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kota Magelang.

Pemotor tendangi water barrier di Kota Magelang terekam CCTV, Senin (21/12/2020).

Video pemotor menendangi water barrier tersebut diunggah akun Instagram @dishubkotamagelang. Akun ini resmi milik Dinas Perhubungan Kota Magelang.

Dalam video tersebut terlihat pemotor berboncengan berjalan di Jalan Yos Sudarso, Kota Magelang. Saat melintas, pemotor itu menendang water barrier hingga ambruk.

Kemudian tampak sejumlah pria berhelm kembali menuju lokasi dengan berjalan kaki. Mereka kemudian kembali menendangi water barrier pembatas jalur khusus sepeda. Terlihat beberapa water barrier ditendangi hingga roboh, kemudian para pemotor itu meninggalkan lokasi.

“Kita kan kemarin kan lihat ada informasi bahwa ada peristiwa itu. Disinyalir ada suatu kesengajaan dan sebenarnya kami sering mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga fasilitas umum terutama fasilitas lalu lintas,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang, Candra Wijatmiko Adi, saat dihubungi wartawan terkait video tersebut, Senin (21/12/2020).

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (20/12) sekitar pukul 04.00 WIB. Candra menyesalkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya menduga aksi perusakan itu sengaja dilakukan karena pelaku lebih dulu menghentikan sepeda motor, memarkirkannya, kemudian menendangi water barrier.

“Kalau kami lihat memang sengaja karena memang mereka juga menghentikan sepeda kendaraannya, kemudian menuju ke lokasi water barrier tersebut dan menendangnya. Jadi, kan memang ada faktor kesengajaan,” tuturnya.

Pihaknya pun telah melakukan koordinasi dengan Polres Magelang Kota.

“Setelah ada peristiwa itu sangat sesalkan, kami coba berhubungan dengan polres. Kami sudah ketemu reskrim maupun di lantas, kami sampaikan agar berusaha untuk mencari si pelaku ini karena melakukan perusakan,” imbuhnya.

Menurut Candra, pelaku bisa terancam hukuman seperti diatur dalam UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Di aturannya ada apabila melakukan perusakan ada hukumnya di UU 22 tahun 2009, ada hukumnya,” ujarnya.

Source

Pasien Covid Membeludak di Rumah Sakit

Video Viral, Pasien Covid Membeludak Terekam CCTV Rumah Sakit di Malang

Video viral kondisi pasien Covid-19 yang menjalani perawatan, membeludak di ruang IGD rumah sakit di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim).

Rekaman CCTV tersebut beredar di media sosial Twitter. Kasubbag Humas RSUD dr Saiful Anwar Malang, Donny Iryan mengatakan, video yang tersebar ini memang mirip IGD InCovid rumah sakit daerah tersebut.

“Kami belum bisa memastikan kebenaran video-video ini. Tapi kalau melihat lagi, memang sangat menyerupai ruangan InCovid RSUD dr Saiful Anwar,” kata Donny di Kota Malang, Jatim, Sabtu (19/12/2020).

Namun dia mengakui, tingkat keterisian ruang perawatan Covid-19 di rumah sakit sudah hampir penuh atau mencapai 85 persen.

Video viral tersebut, kata dia, bisa jadi diambil saat terjadi stagnasi pasien.

Yakni ketika ruang perawatan penuh dan pasien-pasien terkonfirmasi positif virus corona membeludak di IGD InCovid. Video itu diunggah akun Joel Picard, Jumat (18/12/2020) kemarin.

Tampak sejumlah pasien dirawat di ruangan rumah sakit, didampingi tenaga medis dengan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Upaya sementara yang akan dilakukan RSUD dr Saiful Anwar Malang yakni memodifikasi sejumlah ruangan termasuk menambah bed di IGD, sehingga dapat menampung pasien-pasien dengan gejala atau terkonfirmasi Covid-19.

Namun hal ini belum dapat direalisasikan karena keterbatasan tenaga medis yang bekerja selama pandemi Covid-19. Sebagian dari mereka kelelahan, karena angka kasus corona di Kota Malang terus meningkat.

Source

Terekam CCTV! Satu Keluarga Curi Dompet di Masjid Alfalah Sigli

Aksi Diduga Satu Keluarga Curi Dompet di Masjid Alfalah Sigli Terekam CCTV, Pelaku Gunakan Avanza

Aksi pencurian dompet jamaah di Masjid Agung Alfalah Sigli, Kabupaten Pidie, kembali terjadi pada Minggu (20/12/2020) hari ini.

Kali ini, wajah pelaku terekam CCTV yang berdurasi 44 detik dan terlihat jelas aksinya. Rekaman CCTV tersebut kini beredar luas di media sosial (medsos).

Dalam rekaman CCTV tersebut terlihat dua lelaki dan satu wanita, diduga satu keluarga pergi ke Masjid Alfalah Sigli saat jamaah telah pulang.

Saat itu, dua pelaku telah duluan berada di teras masjid. Pelaku wanita memakai baju gamis warna ungu tua dan celana hitam merebahkan diri di lantai masjid.

Sementara lelaki memakai baju merah bersandar di dinding masjid sambil melihat dan memainkan ponselnya.

Tiba-tiba masuk lelaki memakai jaket parasut kombinasi kuning dan celana dilipat di bawah lutut mengambil dombet yang terjatuh di dekat dinding.

Lelaki itu kemudian menyerahkan dompet tersebut kepada wanita berbaju gamis yang merebahkan diri di lantai masjid.

Rahmat Razi Aulia (19), teman anak korban kepada Serambinews.com, Minggu (20/12/2020), mengatakan, dompet yang tertinggal di masjid itu milik Sarman, SH yang jatuh saat duduk setelah Shalat Zuhur di Masjid Alfalah Sigli, Minggu (20/12/2020).

“Saat sampai di rumah, Bapak Sarman baru mengetahui bahwa dompetnya telah hilang,” ujar Rahmat Razi Aulia yang merupakan warga Gampong Dayah Muara, Kecamatan Peukan Baro ini.

“Pak Sarman pun balik ke masjid dan melakukan pengecekan di CCTV masjid, baru mengetahui dompet telah dicuri orang saat terjatuh di lantai masjid,” imbuh Rahmat

Menurut Pak Sarman, beber Rahmat, isi di dalam dompet itu antara lain uang sebesar Rp 1,5 juta lebih, SIM 3 lembar, ATM 2 lembar, dan kartu jalan tol 1 lembar.

” Di CCTV masjid juga terekam keluarga yang mengambil dompet itu menumpang mobil penumpang jenis Toyota Avanza putih nopol BK 1411 ABJ,” pungkasnya.

Source

Amankan Rumahmu Sebelum Berlibur Yuk!

Closeup shot of a person holding a door knob and opening the door Free Photo

Waktunya liburaaaaannnnn!!! Namun tetap jaga keamanan dirumah lhoo

Kamu butuh tempat memasang CCTV di rumah nih

Tempat memasang CCTV di rumah terbagi dalam dua kategori yaitu bagian luar dan dalam.

Di sisi lain properti, anggaran, dan prioritas keamanan rumah setiap orang berbeda jadi tidak ada aturan ketat yang berlaku.

Oleh karena itu, pertimbangkan semua area ini dan identifikasi mana yang mutlak dipasang berdasarkan kerentanan di rumah kamu nih

Bagian luar

1. Pintu depan

CCTV di pintu masuk utama mengawasi semua orang yang masuk dan keluar rumah Moms, dari anggota keluarga dan baby sitter hingga petugas pemeliharaan, pengantar barang, dan banyak lagi.

Kiat pro: Bel pintu video adalah pilihan yang bagus untuk pintu depan.

Moms dapat menggunakannya sebagai kamera utama atau bersama dengan kamera luar ruangan lain yang ditujukan ke halaman atau garasi.

2. Pintu belakang dan samping

Pintu yang tidak terlihat memungkinkan pengunjung untuk masuk tanpa terdeteksi, baik mereka diundang atau tidak.

Untuk memastikan pengetahuan penuh semua orang yang masuk dan keluar, tambahkan kamera ke pintu belakang Moms.

Terutama jika salah satunya digunakan sesering atau lebih sering daripada pintu depan, atau jika salah satunya (seperti pintu ruang bawah tanah) tampak sangat menarik atau dapat diakses oleh seorang penyusup potensial.

3. Garasi dan jalan masuk

Kamera yang diarahkan ke garasi dan atau jalan masuk Moms mengawasi sepeda motor, perkakas, pemanggang, peralatan olahraga, mobil, dan semua orang yang menanganinya.

Jika garasi Moms terbuka, kamera membantu tetap terhubung.

Jika garasi tertutup, lapisan keamanan ekstra memantau kemungkinan jalan masuk lain ke rumah.

Jika ada gerbang di ujung jalan masuk Moms, Moms mungkin menginginkan kamera di sana untuk melihat siapa pun yang mencoba masuk.

Bagian dalam

4. Area umum

Menempatkan kamera di tempat berkumpul seperti dapur atau ruang tamu adalah cara yang bagus untuk melihat apakah anak-anak melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan, apakah pengasuh bayi perhatian, hewan peliharaan, atau untuk memeriksa bantuan rumah tangga seperti pembersih dan tukang reparasi.

Pertimbangkan untuk memprioritaskan setiap ruangan yang memiliki jendela besar di lantai dasar dengan begitu Moms dapat melihat apakah ada yang merusaknya atau menggunakannya sebagai titik masuk.

5. Tangga utama atau lorong

Tempatkan kamera di jalan utama di dalam rumah Moms, dan akan sulit bagi seseorang untuk bergerak tanpa terdeteksi.

Jika seseorang masuk melalui kamar mandi, kamar tidur, atau area lain yang tidak terpantau, mereka masih akan tertangkap kamera jika mereka bergerak di sekitar rumah.

Source

CCTV Rekam Kuntilanak!!

Seorang tukang sayur terekam CCTV tengah bonceng kuntilanak di motornya. Kejadiannya terekam di Kampung Utan, Tangerang Selatan, Banten.

Video kejadian tersebut diunggah akun Instagram @ndorobei dan viral di media sosial.

“kp. Utan jembatan gantung depok .. ceritanya Seorang Tukang sayur dorong , saat ingin Belanja ke Pasar Citayam naik motor .. Sampai Pasar langsung muntah … Ada orang Pasar yg tau lalu di Tanya abis lewat mana…. Akhir Nya dimintai rekaman cctv Sama hansip…dan terlihatlah penampakkannya…”

Demikian keterangan unggahan dari akun Instagram tersebut. Disampaikan bahwa setibanya di pasar, tukang sayur tersebut langsung muntah.

Adapun rekaman CCTV kemudian diminta dari hansip, setelah rekan pedagang menanyakan rute perjalanan dan area yang dilewati.

Namun, dalam video versi lengkap diduga tukang sayur itu ternyata tidak sendirian. Di belakangnya juga tampak ada pengendara lain.

Bila video diputar lambat, ternyata pengendara tersebut membonceng orang, bukan sosok kuntilanak yang sempat dipercaya oleh netizen.

Source

Aksi Perampok Bersenjata Air Soft Gun Terekam CCTV

Aksi perampokan di salah satu minimarket di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terekam kamera CCTV. Seorang pelaku telah diamankan polisi.

Video rekaman CCTV itu Adapun aksi tersebut terjadi salah satu mini market tepatnya di Jalan Raya Kranggan-Secang, Desa Badran, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Senin (14/12), sekitar pukul 19.30 WIB. Dalam aksinya ini, pihak minimarket mengalami kerugian material sebesar Rp 2,8 juta.

Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Ni Made Srinitri saat dimintai konfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Salah satu pelaku berhasil diamankan dan sekarang ditangani Polsek Kranggan.

“Iya (benar). Sudah diamankan satu orang pelaku. Penanganan di Polsek Kranggan,” kata Srinitri dalam pesan singkat kepada wartawan, Jumat (18/12/2020).

Dalam aksi tersebut pelaku masuk, kemudian menodongkan senjata kepada kasir. Kemudian, pelaku mengambil uang yang berada di kasir dan terus melarikan diri. Perbuatan pelaku, katanya, merupakan pencurian dengan kekerasan.

“Senjata yang digunakan pelaku airsoft gun,” tuturnya.

Source