axhub alarm

Alarm Rumah AXHUB by HIKVISION

Hikvision AXHub (Alarm Rumah dan Gedung)

AXHub adalah sebuah inovasi terbaru dalam sistem alarm keamanan rumah maupun gedung. AXHub dapat diaplikasikan pada sektor komersial seperti perkantoran, tempat usaha, serta perumahan tempat tinggal anda.

Alarm AXHub menghubungkan perangkat keamanan lain seperti detektor gerakan dan sensor perpindahan, bersama perangkat keamanan seperti sensor asap dan gas untuk menjaga Anda tetap aman.

Beberapa kelebihan AXHub DS-PWA32KS


Terdapat 32 input wireless dan
4 output expander wireless.

Jarak koneksi nirkabel panel

hingga 800 m (di area terbuka

Instalasi perangkat yang

sangat mudah dilakukan.

Tersedia metode koneksi:

LAN + WIFI + 3G/4G.

Teknologi pelindung keamanan

nirkabel dua arah yang handal.

Semua perangkat terintegrasi
dengan aplikasi HIK-Conect

Di Tengah Pandemi Corona, Aksi Pencurian Mobil Marak Terjadi di Jambi

IMG-20200413-WA0042.jpg
Hendak Jual Mobil, Malah Hilang Dicuri saat Terparkir di Depan Toko.
Jambikita.id – Setelah kemarin sempat viral tentang pencurian mobil terparkir di rumah di Jambi. Kini, aksi pencurian mobil kembali terjadi di tengah-tengah masa pandemi virus Corona (Covid-19) saat ini. Kali ini mobil Suzuki Cary pick up, dengan nomor polisi A 8064 ZF, milik Anto Candra, raib dibawa kabur pencuri sekitar pukul 03.30 WIB, Senin (13/4) dini hari.
Kejadian tersebut terjadi di halaman toko adiknya, yang berada di kawasan Mayang, Jalan Ir. H. Juanda, Simpang III Sipin, Kota Baru, Kota Jambi.
Andri Candra (24) yang juga merupakan adik korban, sebelum raib dicuri, mobil tersebut rencananya akan dijual dengan harga Rp 85 juta. Menurutnya, mobil tersebut sudah ditempel dengan tulisan dijual dan diparkir di depan tokonya.
“Iya, mobil itu dari tanggal 4 April 2020 lalu sudah parkir di depan toko. Memang sengaja dititip kakak saya disini, untuk dijual. Sudah kita tempel tulisan dijual,” kata Andri Candra, Senin (13/4) sore.
Lebih lanjut, Andri mengatakan, bahwa aksi pencurian tersebut baru disadarinya pada pagi hari, sesaat akan membuka tokonya. Setelah menyadari mobil tersebut tidak ada, ia langsung melihat rekaman CCTV toko.
“Pas buka toko sekitar jam 8 pagi, mobil sudah tidak ada lagi di depan toko, dan saya cek CCTV ternyata dicuri seorang pria,” ungkapnya.
Dari rekaman CCTV toko, kata Andri, pelaku dengan menggunakan helm berusaha membuka pintu mobil tersebut. Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil membuka pintu mobil dan membawa kabur mobil tersebut.
“Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku menyongkel pintu mobil. Setelah pintu mobil terbuka, pelaku masuk ke dalam mobil dan langsung membawanya kabur,” jelasnya. 
Sementara itu, Kapolsek Kota Baru, AKP Afrito Marbaro saat dikonfirmasi membenarkan terkait kejadian aksi pencurian mobil tersebut. 
“Kejadian subuh tadi, saat ini korban sudah membuat laporan polisi ke Polresta Jambi,” pungkasnya.

Maling Bercelana Dalam Terpantau Kamera CCTV saat Beraksi

 

Sumber

Terkejut Bekas Ludah di Paket Kiriman, Pria Ini Tambah Tersentak Lihat CCTV, Aib Pelaku Terbongkar

Terkejut Bekas Ludah di Paket Kiriman, Pria Ini Tambah Tersentak Lihat CCTV, Aib Pelaku Terbongkar
Shutterstock Ilustrasi problem wabah virus corona / Covid-19 
TRIBUNNEWSMAKER.COM –  Merasa curiga ada bekas ludah di paket kiriman barang yang dia terima, pria ini langsung ketakutan virus corona atau Covid-19.

Karena itu, dia langsung cek isi rekaman CCTV di rumahnya.

Dari rekaman CCTV, terbongkar aib pelaku penebar teror kuman di paket kiriman barang yang dikirim ke rumahnya. Siapakah dia?

Begitulah gelagatnya. Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, ternyata masih ada orang yang membuat lelucon dengan cara yang tidak pantas.

Dilansir dari ABC7 Chicago, Seorang pria di Los Angeles, Amerika Serikat marah ketika memeriksa kamera CCTV dan melihat bahwa seorang petugas pengiriman barang Amazon sengaja meludahi paket yang ia kirim.

Insiden yang terjadi di Los Angeles, California, Amerika Serikat ini dibagikan oleh seorang pengguna Twitter yang bernama Gavin M.

Dalam video yang ia bagikan melalui Twitter tersebut, ia marah dengan apa yang dilakukan oleh petugas pengirim paket tersebut.

Petugas pengiriman Amazon yang meludahi paket (ABC7 Chicago)
Petugas pengiriman Amazon yang meludahi paket (ABC7 Chicago) (ABC7 Chicago)

Gavin mengaku tidak pernah memeriksa kamera CCTV di rumahnya kecuali ada sesuatu yang aneh.  Awalnya, ia menemukan noda abu-abu di kotak paket yang ia terima dari kurir pengiriman barang.  Ia merasa curiga lalu memutuskan untuk melihat video rekaman CCTV di rumahnya untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi.

Ketika ia melihat video tersebut, ia melihat seorang pria yang berseragam petugas paket kiriman barang mengantarkan paket ke rumahnya.

Petugas pengiriman Amazon yang meludahi paket (ABC7 Chicago)

Pada awalnya semuanya tampak baik-baik saja dan petugas pengiriman barang tersebut meletakkan barang pada tempatnya. Namun kemudian pria tersebut meludahi tangannya sendiri dan mengusapkannya pada paket. Petugas pengiriman paket barang yang meludahi paket (ABC7 Chicago)

Untungnya, Gavin memperhatikan dan melakukan langkah untuk membersihkan paket tersebut agar terhindar dari penularan virus corona atau Covid-19 yang sedang menjadi pandemi.

“Pria kurir pengirim ini sengaja meludahi paket saya.

Kita harus memperingatkan dunia, ”jelas Gavin melalui akun twitternya.

Melihat petugas pengiriman paket yang melakukan hal tersebut, Gavin lalu menghubungi pihak Amazon. Pihak paket kiriman barang Amazon kemudian akan melakukan penyelidikan pada petugas kurirnya.

“Kejadian ini tidak mewakili pekerja pengiriman Amazon. Kami akan memulai penyelidikan yang rumit” kata juru bicara perusahaan Amazon.

“Kami sedang menyelidiki secara agresif untuk memahami apa yang mungkin terjadi dalam situasi ini. Jika itu benar-benar tindakan jahat oleh pengemudi, kami akan melakukan tindakan hukum.” kata juru bicara perusahaan Amazon, seperti dilansir dari ABC7 Chicago.(TribunStyle.com/Anggie)

 

Sumber

Komplek Sepi, Pria di Bekasi Ini Malah Mondar-mandir Pamerkan Alat Vital Hingga Terekam CCTV, Kabur Usai Disemprot Air

 

 
 
WIKEN.ID – Di tengah pandemi corona, masyarakat dihimbau untuk tetap berada di rumah saja.

Hal ini dimaksudkan untuk mencegah penyebaran lebih luas.

Namun anjuran dari pemerintah itu justru tidak dilaksanakan oleh pria yang satu ini.

Bukannya di rumah, ia malah mondar-mandir di sekitar perumahan warga dengan disertai perbuatan yang tak senonoh.

Pria ini menjalani aksi eksebionisnya dengan memamerkan alat vitalnya.

 

Aksinya ini terekam di CCTV serta tersebar di media sosial.

Dikutip dari Tribunnews.com, aksi itu terekam di Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi.

Video detik-detik aksi pamer kemaluan yang dilakukan seorang pria disebar akun instagram @lulabyuli pada, Senin, (30/3/2020) dan langsung mendapat tanggapan pengguna media sosial.

Berdasarkan video rekaman CCTV, terlihat seorang pria mengibaskan kaus dan membuka celana pendek berjalan di depan rumah warga sambil mengeluarkan kemaluannya.

 

Tampak pula, beberapa kali pria tersebut mondar-mandir di depan rumah sambil sesekali menengok sekeliling agar aksinya tidak dipergoki.

Pria dengan potongan rambut cepak itu terlihat berjalan mendekat ke arah gerbang, serta satu tangannya terlihat terus memainkan alat vitalnya yang sedari tadi ia pamerkan.

Pada keterangan unggahan akun @lulabyuli, kejadian itu diketahui terjadi di Perumahan Villa Indah 2, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban dalam kejadian itu adalah temannya yang saat itu, tengah membersihkan kandang kelinci di teras rumah.

Dari akun tersebut, ia menulis bahwa korban yang sedang membersihkan kandang kelinci mengenakan pakaian yang menurutnya masih wajar.

Masih dalam keterangan unggahan tersebut, pemilik akun menyebut bahwa laki-laki yang tidak dikenal itu tetap mondar-mandir di depan gerbang, namun tidak digubris oleh temannya.

Hal tersebut lantaran temannya tidak mengetahui aksi bejat yang dilakukan pria tersebut.

Korban yang kala itu mulai mengetahui aksi bejat pelaku, spontan menyeprotkan air menggunakan selang.

Beruntung aksi pelaku berhenti sampai di situ dan kabur meninggalkan lokasi.(*)

sumber 

Miris! Aksi Pencurian Makanan Terjadi di Tengah Pandemi Virus Corona

Curi Makanan Foto: Istimewa

Keji sekali, di tengah masa karantina virus corona ada sekelompok orang yang mencuri stok makanan dari depan pintu warga.

Masa karantina guna mencegah penyebaran virus corona agar tidak semakin luas tengah diberlakukan di berbagai negara, salah satunya di Inggris. Pada masa tersebut masyarakat diimbau tidak keluar dari rumah kecuali untuk hal-hal yang penting.

Alhasil masyarakat tidak dapat melakukan banyak kegiatan, termasuk berbelanja kebutuhan stok makanan. Namun, untungnya masyarakat di Inggris kompak saling membantu untuk memberikan stok makanan kepada yang membutuhkan, khususnya untuk para lansia.

Stok makanan tersebut dikirimkan tanpa kontak langsung, yakni ditaruh tepat di depan rumah warga. Sehingga di setiap rumah biasanya banyak terdapat paket makanan hasil dari kiriman sesama tetangga.

Ada pula yang memanfaatkan belanja melalui situs online yang mengharuskan para kurir tersebut mengirimkan makanan dengan menaruhnya di depan pintu rumah.

Miris! Aksi Pencurian Makanan Terjadi di Tengah Pandemi Virus Corona
Foto: Istimewa

Namun, hal tersebut justru dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak tahu malu. Pasalnya ada sekelompok orang yang mencuri makanan-makan tersebut dari beberapa depan rumah warga.

Dilansir dari Entertainment Daily (25/03) ada sekitar 4 rumah yang sering menjadi sasaran para penjarah makanan tersebut. Aksinya itu terekam dalam kamera CCTV yang dipasang di pintu rumah.

Bahkan paket stok makanan dari situs belanja online, Gousto seharga Rp. 825.646 raib digondol oleh sekelompok pencuri makanan. Padahal paket makanan itu ditujukan untuk keluarga yang memiliki anak berusia 7 tahun dengan kelainan kromosom langka.

Miris! Aksi Pencurian Makanan Terjadi di Tengah Pandemi Virus CoronaFoto: Istimewa

Padahal pihak dari Gousto sudah memastikan pelanggannya untuk menentukan tempat yang aman untuk meninggalkan kotak paket makanan mereka. Namun, cara tersebut agaknya tidak mencegah aksi pencurian tersebut.

“Kami adalah keluarga yang rentan karena kondisi putri saya. Apa yang dilakukan si pencuri ini sangat menjijikkan. Mereka tega mencuri makanan yang kini telah menjadi komoditas berharga di tengah virus corona,” ujar pemilik rumah.

sumber

Bagaimana Sistem E-Tilang Bekerja?

E-Tilang sudah mulai diberlakukan uji cobanya selama bulan Oktober 2018 di Jalan Sudirman-Thamrin. Smartcitizens pasti sudah tahu bukan mengenai inovasi tersebut? Kalau belum, tidak perlu khawatir karena E-Tilang bukan hal yang harus ditakutkan, bahkan sebaliknya, teknologi tersebut akan membuat kita berkendara dengan lebih aman dan nyaman di ibukota.

E-Tilang atau E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) adalah sistem tilang elektronik yang memanfaatkan sistem CCTV sebagai pengawasnya alih-alih polisi yang bertugas di jalanan. Apabila ada kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas dan tertangkap CCTV, petugas yang memantau di monitoring room akan merekam dan mencatat nomor plat kendaraan. Pemilik plat kendaraan akan diberikan surat tilang dan harus membayar denda tersebut via bank dalam jangka waktu tujuh hari.

Ada empat CCTV yang dipasang di titik-titik stragegis sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin untuk memantau apabila terdapat pelanggaran lalu lintas. Selain itu, CCTV yang digunakan juga mampu merekam nomor kendaraan untuk memudahkan proses hukum kendaraan yang melanggar. Jadi, jangan kaget kalau kamu tiba-tiba mendapatkan pemberitahuan untuk membayar tilang jika melanggar lalu lintas, walaupun pelanggaran tersebut dilakukan secara diam-diam.

Foto: Kompas Otomotif

Terdapat tiga jenis pelanggaran yang ditindak di ujicoba selama bulan Oktober ini, yaitu pelanggaran marka jalan, lampu lalu lintas (traffic light), dan aturan ganjil genap.

Cara agar kita tidak kena E-Tilang sangatlah mudah. Betul, kita hanya perlu menaati peraturan lalu lintas. Tentu bukan hal sulit untuk mematuhi marka-marka jalan yang ada, berkendara dengan kecepatan wajar, serta membawa SIM dan STNK. Bukan hanya terhindar dari denda tilang, dengan melakukan hal tersebut kita juga berkontribusi untuk mewujudkan smart mobility di ibukota; risiko kecelakaan dapat berkurang dan kondisi lalu lintas jadi lebih baik.

Sistem E-Tilang atau E-TLE ini tentunya dapat menyederhanakan proses birokrasi penilangan serta menghindari adanya pungutan liar di jalanan. Setelah masa uji coba, sistem E-Tilang akan diberlakukan mulai 1 November 2018 mendatang.

 

Source : https://smartcity.jakarta.go.id/blog/417/bagaimana-sistem-e-tilang-bekerja

TEBAR ANGPAO

Promo Imlek tebar angpao dari #DokterCCTV datang nih..

Spesial, promo tebar angpao dari Dokter CCTV hanya untukmu berlaku mulai 19 Januari 2020 s/d 08 Februari 2020.

Yuk, tunggu apalagi.. segera pasang #PaketCCTV di Dokter CCTV dan dapatkan angpaonya sekarang juga..

Promo Tebar Angpao

Promo Selengkapnya klik menu Paket CCTV atau klik disini

Untuk pemesanan paket CCTV bisa menghubungi kami via Whatsapp atau website klik disini
Melalui email kami [email protected] 
atau 
Melalui Call/WA kami di : 0812 1311 3341 / 0813 8497 5597. 
IG : @doktercctv
FB : @doktercctvtangerang
Kami siap membantu anda untuk mengamankan rumah anda dengan CCTV. 

Jangan Macam-macam! Polisi Sekarang Dibekali CCTV di Badan, Rekamannya Bisa Jadi Bukti Pelanggaran

Dimas Pradopo – Rabu, 16 Oktober 2019 | 13:00 WIB

Body Camera yang digunakan oleh Polwan saat mengatur lalu lintas
Body Camera yang digunakan oleh Polwan saat mengatur lalu lintas

Otomania.com – Kamera portable bisa jadi bukti pelanggaran hukum, biasanya ada di spot CCTV atau dash cam. Tapi bagaimana jika kamera ini melekat juga di badan anggota kepolisian?

Yup, ini yang sedang direncakana oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mereka berencana melengkapi anggotanya dengan sebuah kamera portabel. 

Kamera portabel itu disebut dengan body camera ini dipasang pada seragam yang digunakan oleh anggota kepolisian. 

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M. Nasir mengatakan, kamera tersebut memiliki banyak fungsi. Bahkan uniknya, kamera tersebut mampu menindak pelanggar secara elektronik.

“Kamera tersebut mampu mengawasi anggota saat dilapangan. Bahkan, body camera juga bekerja untuk menindak pelanggar lantas secara elektronik,” ujar Nasir kepada GridOto.com di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Tak hanya itu, kamera portabel ini juga dapat menghubungkan anggota lain ketika membutuhkan bantuan di lapangan.

Ini dia Body Camera yang akan digunakan oleh Polantas
Ini dia Body Camera yang akan digunakan oleh Polantas

Nasir menambahkan, bahwa kamera tersebut memiliki kemampuan untuk merekam gambar dan suara secara streaming selama delapan jam tanpa berhenti.

Dengan body camera ini, diharapkan ada pengawasan terhadap seluruh anggota yang bertugas di lapangan.

Untuk sementara, akan disiapkan sebanyak 16 kamera yang akan disebar ke anggota Patroli Jalan Raya (PJR).

Kamera tersebut akan digunakan di dada sebelah kiri.

“Saat ini unitnya masih terbatas, sehingga masih dikhususkan untuk Patroli Jalan Raya (PJR),” bebernya.

“Bodycam juga dapat diarahkan ke sasaran dari back office,” tutupnya.

Sumber : https://otomania.gridoto.com/read/241886605/jangan-macam-macam-polisi-sekarang-dibekali-cctv-di-badan-rekamannya-bisa-jadi-bukti-pelanggaran#!%2F

Awas, Kota Surabaya Bakal Dipenuhi CCTV Face Recognition

Awas, Kota Surabaya Bakal Dipenuhi CCTV Face Recognition
Wali Kota Risma/Foto: Amir Baihaqi

Surabaya – Kota Surabaya bakal dipenuhi kamera CCTV berbasis face recognition (pengenal wajah) dengan teknologi mutakhir. Pemasangan itu dilakukan sebagai langkah antisipatif menjaga keamanan di Kota Pahlawan.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menuturkan, pihaknya kini tengah menyiapkan penambahan pemasangan CCTV face recognition. Yakni sekitar 280 kamera.

“Jadi, kita akan tambah kurang lebih 280 kamera,” kata Risma kepada wartawan di rumah dinasnya, Jalan Sedap Malam, Surabaya, Sabtu (21/9/2019).

Menurut Risma, kamera yang telah dipasang sebelumnya juga telah mempunyai kemampuan face recognition. Namun pada penambahan kali ini lebih disempurnakan sehingga mampu terkoneksi dengan data kependudukan.

Dengan begitu, tutur Risma, seseorang yang tertangkap kamera bisa langsung dikenali datanya. Selain terkoneksi dengan data kependudukan, pemkot juga rencananya akan mengoneksikan kamera dengan pihak lain seperti Densus dan kepolisian.

“Yang kamera sekarang sudah bisa sekaliber itu cuma kita tambah lagi. Karena kita ingin bisa menangkap masalah-masalah itu. Jadi misalkan tabrak lari kemudian kita zoom dan kita bisa lihat wajahnya dan konek dengan data kependudukan, keluarlah data itu,” terang Risma.

“Iya ini kita akan komunikasikan dengan pihak Densus dan kepolisian juga. Ini kita lagi komunikasikan,” imbuh wali kota dua periode itu.

Ditanya kapan mulai dioperasikan? Risma memastikan bulan November CCTV sudah siap beroperasi.

“Akhir tahun ini sudah siap. Mungkin November sudah siap,” pungkasnya.
(sun/bdh)