CCTV Trending di Twitter, Begini Sejarah Kemunculannya

Kamera pengawas atau close circuit television ( CCTV) menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan warganet di Twitter.
Kata kunci CCTV bahkan menempati jajaran trending topik, dengan 44,1 ribu twit hingga Selasa (8/12/2020) pukul 11.23 WIB. Ramainya perbincangan tentang CCTV tersebut tak terlepas dari peristiwa penembakan 6 orang simpatisan Rizieq Shihab hingga tewas yang dilakukan polisi.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (7/12/2020) dini hari di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50.
Setelah itu polisi berencana menunjukkan bukti rekaman kamera yang didapat dari CCTV yang terpasang di lokasi kejadian.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengaku telah mengumpulkan bukti rekaman kamera pengawas terkait peristiwa itu.
“Nanti akan kami kasih lihat bukti dari rekaman (kamera) CCTV-nya,” kata Yusri.

Sejarah CCTV

Dilansir PCR, 2 September 2014, penggunaan teknologi CCTV yang paling awal tercatat terjadi di Jerman pada 1942.
Sistem CCTV dirancang insinyur Walter Bruch. Kala itu, CCTV dipersiapkan untuk memantau peluncuran roket V-2.
Berkat teknologi itu, para insinyur bisa memantau peluncuran roket dengan aman dari dalam laboratorium, tanpa harus terjun ke lapangan.
Pada 1949, teknologi CCTV kemudian mulai digunakan untuk penggunaan komersil.
Perusahaan asal Amerika Serikat, Vericon, mulai mempromosikan CCTV kepada khalayak luas.
Meski demikian, teknologi CCTV pada saat itu belum memungkinkan adanya rekaman video.
Namun CCTV hanya terdiri dari kamera dan monitor, serta harus diawasi secara langsung.

Mulai merekam video

Perkembangan pesat CCTV terjadi ketika rekaman kaset video (VCR) tersedia secara luas sekitar tahun 1970.
Teknologi VCR lantas diaplikasikan ke dalam sistem pengawasan CCTV, dan menawarkan cara baru untuk menggunakan kamera pengawas.
Orang tidak perlu lagi memantau layar secara langsung. Sebaliknya, sistem dapat diatur dan dibiarkan berjalan sendiri.
Pengguna kemudian dapat meninjau informasi yang direkam sesuai keinginan mereka. Hal ini membuat CCTV menjadi populer di kalangan pebisnis.
Teknologi CCTV saat itu juga masih belum sempurna, sebab kaset harus diganti secara teratur atau diformat ulang.
Jika pengguna ingin merekam video dalam rentang waktu lama, mereka harus menyiapkan kaset dalam jumlah banyak.

Rekaman digital dan terkoneksi internet

Kendala itu kemudian berhasil diatasi setelah muncul teknologi perekam video digital (DVR) sekitar tahun 1990. Itu juga membuat sistem CCTV menjadi lebih sederhana dan mudah digunakan.
Sistem digital juga telah menghilangkan kebutuhan akan kaset video, yang berarti pengguna tidak perlu lagi menyiapkan kaset dalam jumlah banyak untuk menyimpan informasi.
Setelah DVR, tidak butuh waktu lama bagi teknologi CCTV untuk semakin berkembang dengan kehadiran perekam video jaringan (NVR) pada 1996.
Sistem ini bekerja dengan merekam dan memproses video di kamera dan kemudian mengirimkan rekaman ke NVR menggunakan internet.
Oleh karena itu inovasi ini sangat berguna untuk perusahaan yang memiliki cabang di banyak lokasi.
Karena, memungkinkan pengguna mengawasi berbagai tempat dalam satu waktu, selama sistem CCTV terhubung dengan internet.

CCTV untuk pengawasan

Salah satu negara yang secara aktif menggunakan CCTV untuk sistem pengawasan adalah Inggris.
Dikutip dari Harian Kompas, 15 September 2004, hampir 80 persen kawasan di Inggris sudah diawasi dengan kamera CCTV.
Tidak hanya di stasiun bawah tanah, namun juga di tempat parkir, gedung, tempat pengambilan uang tunai, bahkan di perempatan jalan raya ada kamera CCTV.
Setelah penemuan CCTV pada 1942 oleh Walter Bruch, Pemerintah Inggris memasang kamera pengawas di stasiun-stasiun kereta api di London pada 1961.
Pada 1967, kamera CCTV sederhana sudah dapat dijumpai di berbagai toko untuk mengawasi pencuri dan juga pembeli yang mengambil dagangan tanpa membayar.
Pada 1996, Pemerintah Inggris membelanjakan lebih dari tiga perempat anggaran pencegahan tindak kriminal untuk CCTV.
Kemudian pada 1997, CCTV kepolisian Inggris sudah terkait dengan komputer sehingga bisa mengenali pemilik kendaraan dari pelat nomornya.
Sistem CCTV di Inggris pada 1998 sudah dilengkapi software yang bisa mengenali wajah.

Source

Apa Yang Anda Dapatkan Dengan Instalasi CCTV di Rumah?

Kamera CCTV bekerja sepanjang waktu. Tidak seperti satpam, CCTV tidak memiliki waktu libur dari pekerjaannya. Dengan sistem yang berjalan siang dan malam, pemasangan CCTV di rumah adalah pilihan yang menarik bagi pemilik rumah di Indonesia.

Bukti bergunanya kamera CCTV dalam menangkap semua aktivitas di area rumah termasuk dalam kasus pencurian, polisi ​​dapat dengan mudah mengumpulkan petunjuk utama dari rekaman video CCTV tersebut. Dengan itu, polisi mendapatkan informasi penting untuk bisa mengetahui pelaku pencurian tersebut.

Berikut beberapa manfaat memasang CCTV di rumah :

Efektifitas Keamanan – rumah dengan terpasangnya kamera CCTV terasa jauh lebih aman. Banyak contoh bahwa pengawasan CCTV dapat menangkap setiap kejadian di rumah. Dengan bantuan instalasi CCTV di rumah, Anda dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan jika terjadi sesuatu yang tidak biasa.

Terjangkau – Dengan teknologi terbaru, sistem kamera relatif lebih hemat biaya. Anda dapat membeli dari berbagai merek di Indonesia seperti Hikvision, Dahua, Ezviz yang ditawarkan oleh Dokter CCTV .

Terpercaya – kamera CCTVmembuat lingkungan rumah Anda lebih aman. Anda dapat mengizinkan anak Anda bermain di luar ruangannya, karena sistem instalasi CCTV di rumah dapat memantau setiap aktivitas yang terjadi di sekitar rumah Anda.

Pencegahan – jika terpasangnya CCTV di rumah, itu akan menghalangi dan menjauhkan penjahat,  karena kita tahu bahwa bukti-bukti video dari rekaman CCTV dapat dibenarkan di pengadilan.

Jika Anda menginginkan rumah yang aman dan terjamin dengan sistem CCTV yang berjalan 24 jam, pasanglah di rumah Anda hari ini juga.

Apakah Anda sedang mencari layanan pemasangan CCTV terbaik?

Anda dapat menghubungi kami di 0813-8720-0061 

Kunjungi kami :
Store Gading Serpong
Ruko Frankfurt Blok C/05 Jl. Boulevard Raya, Gading Serpong – Tangerang

Perampokan tambak 4 kuintal udang mati diracun di pandeglang, terekam CCTV

Polisi saat olah TKP di lokasi tambak udang di Cikeusik, Pandeglang

Aksi perampokan di tambak udang milik Jun Koo Soo yang berada di Kampung Cibutun, Desa Tanjungan, Cikeusik, Pandeglang, Banten.

Tambak udang milik pengusaha asal Korea Selatan itu diracun hingga menyebabkan 4 kuintal udang mati mendadak. Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek setempat untuk ditindaklanjuti dengan nomor laporan STPL/02/1/2021/Banten/Res Pdg/Sek Cikeusik.

Bahkan, aksi perampokan di tambak udang terekam oleh kamera pemantau yang ada di lokasi. “Saat perampokan terjadi ada rekaman CCTV, rekamannya juga sudah diserahkan kepada pihak kepolisian,” kata Mr Jun dari keterangannya.

Berdasarkan rekaman kamera pemantau terlihat aksi perampokan ada indikasi orang dalam yang terlibat. Jun berharap Polisi segera melakukan tindakan tegas agar kasus perampokan dan peracunan di tambak udang tidak lagi terjadi di Cikeusik. “Saya minta Polisi menindaklanjuti informasi saya dengan mengusut tuntas masalah ini. Sehingga saya tenang dalam mengelola usaha ini,” ujar Jun.

Sering terjadi perampokan Menurut Jun, para pengusaha tambak di wilayah Cikeusik, Pandeglang, Banten mengeluh sering terjadinya perampokan terhadap usaha tambak mereka. Padahal, dirinya berencana memperbesar usahanya di Indonesia dengan memberdayakan warga sekitar untuk bekerja di tambaknya.

Namun, rencananya urung karena takut di wilayah Cikeusik dianggap kurang aman karena sering terjadi aksi perampokan. “Kerap terjadi perampokan termasuk tambak-tambak lain diatas tambak milik saya juga pernah dirambah perampok,” tandasnya.

Ditangani Polres Pandeglang

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi membenarkan adanya laporan perampokan di tambak udang di Pandeglang. Laporan tersebut, kata Edy, sudah ditindaklanjuti dan ditangani oleh jajaran Polres Pandeglang untuk menangkap para pelaku. “Laporan itu sudah ditindak lanjuti oleh Kapolres Pandeglang dengan menerjunkan personil untuk olah TKP, melakukan pemeriksaan saksi dan korban,” kata Edy kepada Kompas.com di Mapolda Banten.

Source

Pentingnya Sistem Keamanan terhadap Sosial Distancing

Dalam skala global, virus corona telah membangun kembali masyarakat kita dari bepergian hingga berbelanja, dari jarak sosial hingga keamanan dan pengawasan.

Peningkatan pesat dalam perubahan langkah-langkah keamanan terlihat jelas. Sistem keamanan yang dapat mendeteksi suhu dan membatasi pintu masuk berdasarkan perbedaan suhu.

Selain itu, analitik video, sistem kontrol akses, keamanan bel pintu, tonggak listrik, pemantauan jarak jauh, sistem pemantauan alarm membantu pemilik rumah dan bisnis menerima pemberitahuan pemberitahuan waktu nyata ke perangkat ponsel cerdas mereka. Pemantauan semacam itu membuat pengguna mengetahui semua pengunjung dan segala hal lainnya mulai dari pengiriman barang hingga bahan makanan.

Selanjutnya, integrasi dan otomatisasi keamanan rumah dan bisnis oleh penyedia keamanan mengotorisasi sistem keamanan dan menurunkan risiko transmisi COVID-19.

Anda Dapat Mengontrol Aktivitas Berikut dari Jarak Jauh:

  • Mengidentifikasi Batasan Kerumunan Melalui Analisis Video
  • Memantau Kamera CCTV Bel Pintu untuk Pengiriman yang Diharapkan
  • Mengatur Pemanasan & Pendinginan Dengan Kamera Pencitraan Termal
  • Menambahkan Kunci Cerdas untuk Pencegahan & Kontrol Masuk
  • Menambahkan sistem interkom Pintu Audio untuk memungkinkan komunikasi tanpa kontak
  • Sistem Kontrol Akses Pintu Untuk Menghitung Jumlah Orang yang Masuk
  • Mengontrol Peringatan Dengan Mempersenjatai atau Melucuti Sistem Alarm Keamanan dari Jarak Jauh

Source

Pemasangan Thermal Scanner CCTV di Masjid Raya Al-Azhom Tangerang

Ditengah pandemi COVID-19, Masjid Al-Azhom Tangerang telah dilengkapi Thermal Scanner CCTV untuk memaksimalkan protokol kesehatan para jamaah. Alat yang dipasang yaitu alat pengukur suhu tubuh yang ditempatkan pada pintu utama memasuki masjid, sehingga dapat memantau suhu tubuh para jamaah saat memasuki Masjid Al-Azhom.

Menurut Rofiki, pihak pengurus Masjid Al-Azhom, Jumat (4/12/2020) mengatakan “Dua buah alat untuk mengukur suhu tubuh para jemaah masjid Raya Al-Azhom menggunakan alat yang canggih yaitu Thermal Scanner CCTV.”

“Tentunya kita berharap alat ini dapat mendeteksi penyebaran virus COVID-19, dengan lebih akurat dan lebih praktis lagi. Karena sebelumnya masih dengan cara manual.” ujarnya.

Pemasangan Thermal Scanner CCTV tersebut bekerjasama dengan pihak ketiga yaitu Dokter CCTV yang ingin memberikan kontribusi berupa bantuan atas pengukuran suhu tubuh untuk para jamaah di Kota Tangerang.

Owner Dokter CCTV, Bapak Medy Yanuar Irawan mengatakan, pemasangan Thermal Scanner CCTV untuk para jamaah masjid kebanggaan warga Kota Tangerang itu bermula saat dirinya hendak shalat. Namun pengukuran suhu tubuh masih menggunakan Thermalgun secara manual.

Alat tersebut akan dioperasikan selama pandemi COVID-19. Kendati peminjaman Thermal Scanner CCTV itu secara sukarela tanpa adanya imbalan apapun. Thermal Scanner CCTV ini bisa mendeteksi suhu tubuh sekaligus untuk para jemaah yang melintasi pintu masuk yang berjarak sekitar 5 meter.

Ada sebanyak 12 orang petugas Dokter CCTV yang memasang Thermal Scanner CCTV dan dibantu oleh pihak pengurus Masjid Raya Al-Azhom guna mengawasi suhu tubuh para jemaah. “Ini yang pertama kita pasang di Kota Tangerang yaitu di Masjid Raya Al-Azhom, semoga ini bermanfaat,” pungkas Bapak Medy Yanuar Irawan selaku owner Dokter CCTV.

Tentang Dokter CCTV

Dokter CCTV saat ini memiliki 3 cabang yang tersebar di wilayah Tangerang yaitu Gading Serpong, Supermal Karawaci dan Cikupa.
Untuk info pembelian dan pemasangan CCTV dapat menghubungi Nomor Whatsapp Dokter CCTV : 0813-8720-0061
Selain pemasangan dan perbaikan CCTV kami juga melayani instalasi listik, fiber optik, instalasi data center, mekanikal electrical untuk listrik dan Telepon PABX.

Source : TangerangNews.com

Cara Memilih Paket CCTV (Close Circuit Television) dengan harga murah dan berkualitas untuk kenyamanan Rumah Anda

CCTV Camera technology on screen display

Sistem pengawasan CCTV dapat membantu melindungi rumah Anda dari penyusup ketika Anda sedang tidak berada di rumah. CCTV adalah alat yang berguna untuk menjaga rumah dan keluarga Anda agar tetap aman dan nyaman. Kamera pengawas mempunyai banyak fungsi baik sebagai barang bukti bila terjadi kejahatan dan juga sebagai pertahanan. Tidak hanya bermanfaat sebagai pencegah pencurian, tetapi jika sesuatu terjadi CCTV dapat membantu penegak hukum untuk menemukan pelaku kriminal. Namun banyak yang mengatakan dalam memilih CCTV berkualitas baik untuk rumah sangat rumit karena ada banyak fitur, harga, paket, dan pilihan lainnya yang dapat membuat kepala Anda pusing.

Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih CCTV :

  • Menentukan CCTV Kabel / Wireless CCTV yang ingin Anda gunakan

Jika budget anda mencukupi, kamera outdoor yang tahan cuaca wajib dipasang pada semua pintu luar dan jendela lantai dasar. Kamera ini tersedia dalam tipe standar, kubah (dome) yang tahan hujan, salju bahkan mungkin memiliki heater untuk daerah dingin. Selain itu, kamera dome vandalproof akan tahan terhadap serangan fisik, seperti pukulan tongkat atau palu.

  • Format Rekaman Video

Biasanya sistem kamera rumah dapat merekam video untuk jangka waktu tertentu. Beberapa sistem lama dapat merekam ke VHS, DVD atau mini-disc. Tetapi sekarang hampir seluruhnya menggunakan teknologi DVR (Digital Video Recorder). DVR adalah sebuah sistem kamera berbasis komputer yang akan merekam video Anda ke tempat penyimpanan seperti hard disk, flash disk dan memori sehingga lebih cepat dan mudah untuk mengecek hasil rekaman anda. Beragam sistem teknologi tinggi yang tersedia saat ini secara bersamaan meng-upload video Anda secara online. Dengan ini, bila sistem keamanan Anda berhasil ditembus dan sistem Anda dicuri atau dihancurkan, Anda masih memiliki rekaman video.

  • Virtual Access

Beragam sistem CCTV rumah saat ini juga menawarkan akses online agar dapat dilihat langsung melalui Internet atau smartphone Anda. Umumnya fitur live view, notifikasi mobile, atau fitur berbasis cloud akan membutuhkan biaya CCTV bulanan atau tahunan tergantung perusahaan CCTV yang anda gunakan.

  • Harga Pemasangan CCTV

Sistem keamanan CCTV yang murah dengan memakai 4 kamera mungkin akan menghabiskan biaya sekitar 4,3 jutaan. Tetapi dalam “Kualitas CCTV berbanding lurus dengan harga” tetap berlaku. Semakin banyaknya kamera, ataupun Anda menginginkan kualitas dengan gambar terbaik maka harga CCTV yang perlu dikeluarkan akan semakin tinggi.

  • Paket CCTV (Close Circuit Television)

Sepaket CCTV menawarkan paket lengkap untuk properti yang sifatnya komersial. Paket CCTV biasanya termasuk dengan DVR yang bertindak sebagai penyimpanan semua rekaman video Anda. Bila digunakan merekam terus-menerus (tergantung pada ukuran hard disk) maka DVR dapat menyimpan hingga beberapa bulan hasil rekaman. Beragam paket CCTV murah memungkinkan Anda untuk mengatur dan melihat rekaman pada gadget, sehingga Anda dapat dengan mudah mengecek situasi bisnis atau rumah ketika Anda sedang tidak berada di rumah.

Memilih Paket CCTV

Hal yang perlu diperhatikan ketika Anda ingin memilih paket CCTV, yaitu:

  • Kamera dan channel

Paket CCTV memiliki jumlah kamera dan jumlah channel sesuai dengan kemampuan dan kapasitas DVR yang digunakan. Jumlah channel adalah jumlah kamera yang terhubung ke DVR. Sebuah DVR 4 channel mampu terhubung dengan 4 kamera.

  • Night Vision Infrare

Kamera CCTV dengan teknologi Night vision infrared dapat melihat dan merekam dalam keadaan gelap. Jarak jangkauan akan beragam antara kamera, jadi pastikan Anda memilih paket CCTV dengan keadaan saat malam yang cukup baik untuk bekerja di lingkungan Anda.

  • Kemampuan DVR untuk menyimpan rekaman

Ketika hard drive sudah penuh, file awal bisa ditimpa, sehingga hard disk yang kapasitasnya lebih besar memungkinkan Anda untuk melihat rekaman yang lampau. Kapasitas DVR yang lebih besar sangat bermanfaat jika Anda sering bepergian atau memiliki banyak kamera.

4. Kualitas Gambar
Kualitas gambar pada CCTV dapat diukur dalam satuan TV-lines atau TVL. Semakin tinggi angkanya maka gambar yang dihasilkan akan lebih jelas dan lebih terperinci. TVL yang besar ini digunakan bila Anda merekam ruang yang besar atau memantau properti dari jauh.

5. Konektivitas
Adanya fitur konektivitas mobile maka kamera CCTV dapat tersambung ke jaringan WiFi Anda. Ini berarti Anda dapat log-in menggunakan gadget atau komputer Anda dan dapat melihat live view dari salah satu kamera untuk memantau properti saat Anda berpergian.

Sebaiknya Anda pilih CCTV sesuai dengan budget, tata letak rumah, iklim / cuaca, lingkungan sekitar, dan faktor-faktor lainnya. Mulailah apa yang Anda inginkan dengan anggaran yang tersedia, dan kemudian carilah beberapa produk yang sesuai. Bandingkan juga sistem yang berbeda namun masih di kisaran harga yang sama. Pelajari fitur, kelebihan dan kekurangan masing-masing produk yang ditawarkan. Jaga layanan after service seperti garansi, perbaikan dan perawatan.

Dalam waktu dekat ini, jika Anda membutuhkan produk dan layanan mengenai CCTV, Anda dapat mempercayakannya kepada Kami. Produk CCTV yang kami jual dipastikan memiliki kualitas yang baik dengan harga yang terjangkau.

Hubungi segera
Whatsapp 0813-8720-0061

Ini Dia Keunggulan IP Cam atau Smart Cam Imou Dibandingkan CCTV Analog

Sebagai kamera pengawas, ada perbedaan signifikan antara Closed-Circuit Television (CCTV) dan IP Cam (Internet Protocol Camera) atau Smart Cam atau WiFi Cam. CCTV yang mengandalkan sinyal analog dan IP Cam seperti Imou yang mengandalkan koneksi internet, memiliki tingkat ketajaman, analisis video hingga efisien berbeda.

Misalnya kualitas gambar, IP Camera jauh berkualitas dibandingkan CCTV analog biasa. Bahkan bisa dikatakan kualitas gambar terbaik CCTV pun masih kalah dengan kualitas IP Camera yang paling rendah. Dari segi analisis video, tidak seperti CCTV yang hanya menyimpan hasil rekaman selama beberapa saat, IP Camera mampu menyimpan hasil rekaman lebih lama sehingga proses analisis video lebih mudah dilakukan.

Kemudian dari sisi efisiensi, IP Camera juga lebih efisien daripada CCTV analog. Anda akan menemukan banyak sekali perangkat keras dan kabel jika menggunakan CCTV analog. Belum lagi konfigurasi yang sulit antara DVR dan setiap kamera yang terhubung sekaligus dengan monitornya. Hal itu tidak terjadi di IP Camera. Anda hanya perlu menyetel switch, yang akan langsung ditransfer ke Network Video Recorder. Dengan begitu, IP Camera menjadi lebih simpel dan ringkas.

Keunggulan IP Cam ini membuatnya lebih cocok digunakan untuk mengawasi rumah, kantor, gudang atau tempat-tempat lain secara smart. Apalagi dewasa ini banyak perumahan dibangun dengan konsep smart home, yang terkoneksi dengan internet dan teknologi mutakhir.

“IP Cam Imou punya field of view luas, zoom lebih besar, dan audio sudah full duplex. Ini tidak akan ditemukan di CCTV. Jadi ini cocok untuk keluarga yang memilki rumah dan mau memasang kamera pengawas pintar di rumah. Fleksibilitasnya antara lain bisa dikoneksi melalui berbagai device,” kata Siti Li, Regional Head of Imou South Pacific, di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, sistem Imou mudah diatur dan dihubungkan dengan SmartHome. Menyediakan keamanan sepanjang waktu, sistem Imou menawarkan keandalan dan fitur yang profesional. Mudah ditambahkan ke sistem keamanan yang sudah ada, sistem Imou adalah pilihan yang cerdas. Ini seperti menambahkan penjaga keamanan 24 jam selama 7 hari untuk Anda.

Imou Cloud menggunakan enkripsi tingkat tinggi untuk melindungi privasi Anda, yang mana tidak ada orang lain yang dapat melihat data pribadi Anda. Memberi tahu Anda jika terjadi sesuatu, menyiapkan zona aktivitas Anda sendiri, dan mengaktifkan deteksi orang untuk menerima peringatan yang sangat penting.

Video disimpan di cloud. Semua video dapat dienkripsi dengan kata sandi yang disesuaikan untuk memberikan lapisan keamanan ekstra. Gunakan Echo Show atau Google Home untuk mengontrol kamera Imou yang mendukung Wi-Fi, cukup minta perangkat Anda untuk menampilkan kamera halaman belakang, kamera pintu depan, atau di mana pun Anda memasang kamera Imou.

Didukung Dahua Technology

Imou, kata Siti Li, memiliki ragam varian IP Cam berkualitas yang ditawarkan untuk beragam keperluan dan memungkinkan setiap orang menjalankan hidup secara nyaman dan aman. Karena didukung oleh Dahua Technology, produsen CCTV terbesar kedua di dunia.

Beberapa produk IP Cam Imou yang terlaris dan tersedia di pasar Indonesia, antara lain Outdoor Monitoring seperti New Bullet dan Bullet 2. Atau Indoor Monitoring, seperti Cue 2, Ranger 2, dan Ranger 2S.

Untuk bisa membedakan keunggulan IP Cam dibandingkan CCTV biasa, bisa dilihat dari kinerja IP Cam Imou tipe New Bullet dengan kualitas Full HD, 1080P, IP67 Waterproof serta fitur active deterrence canggih, yang tidak akan bisa diberikan CCTV biasa.

Imou New Bullet ini antara lain memberikan pemantauan langsung 2 MP, mendukung video kompresi H.265 terbaru yang dapat menghemat hingga 50 persen bandwidth dan penyimpanan. Dengan sertifikasi IP67, kamera dapat digunakan di luar ruangan dalam kondisi cuaca yang ekstrem.

“IP Cam Imou New Bullet memiliki fitur pencegahan aktif, dengan lampu sorot internal dan suara sirene keamanan 110 dB menakuti orang asing yang tidak diinginkan sebelum memasuki rumah. Kemudian deteksi PIR mengurangi peringatan palsu. Ini tidak akan kita temui di CCTV biasa,” ucapnya.

Imou didirikan pada 2014, sebagai anak perusahaan Dahua Technology, perusahaan produsen CCTV terbesar kedua di dunia. Produk dan jasa Dahua sudah digunakan di 180 negara dan kawasan di dunia. Dahua dikenal luas sebagai perusahaan yang memiliki research and development terkemuka di dunia dalam bidang teknologi IoT.

Source

Pandemi Covid-19, Absensi Fingerprint ASN di Maros Bakal Diganti Deteksi Wajah

Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkup Pemerintah Kabupaten Maros mulai mengganti sistem absensi fingerprint dengan deteksi wajah.
Bupati Maros, Hatta Rahman mengatakan perubahan sistem absensi ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
“Jadi selama pandemi ini sistem absensi fingerprint dilakukan secara manual karena khawatir kalau sistem absensi melalui alat bisa terjadi penyebaran Covid-19,” ujarnya, Kamis (28/5/2020).
Kalau pakai deteksi wajah kan ASN tidak lagi bersentuhan dengan dengan mesin fingerprint makanya itu menjadi alasan kita mengganti absensi sidik jari menjadi fingerprint,” lanjutnya
Tidak hanya itu pihaknya juga melakukan uji coba absensi via Handphone.
“Untuk sistem absesnsi ini kita ujicobakan di tiga Organisasi Perangkat Daerah yakni Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Kominfo dan Kantor Sekretariat Daerah Maros, nanti kita lihat mana paling mudah diterapkan,” ungkapnya
Hatta mengatakan sistem absesnsi yang baru ini akan diberlakukan awal Juni mendatang.
“Ini juga sekaligus bahan evaluasi untuk TPP ASN karena kita mau naikkan 20 persen. Nah untuk penilaiannya itu dengan menggunakan absensi. Makanya sebagai alternatif kita akan terapkan absensi deteksi wajah dan aplikasi android supaya tak ada sentuhan dengan alat absensi,” katanya
Sementara absensi via Handphone kata dia, baru bisa dilakukan di area kantor dan menggunakan wifi kantor.
“Untuk HP kita buat aplikasi sendiri tapi kita juga masih ujicoba, dan sistemnya hanya bisa digunakan di area kantor dengan menggunakan wifi kantor. Nanti kita lihat mana efektif,” pungkasnya
Sementara itu Kepala Bidang E Government Dinas Kominfo Kabupaten Maros, Muh Taufan mengatakan ini dilakukan untuk menghindari penyebaran Covid-19 juga efektivitas kehadiran ASN.
Untuk saat ini kata dia, pihaknya sementara melakukan pengambilan scan wajah untuk para ASN.
“Saat ini baru tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab yang dilakukan pengambilan scan wajah. Seperti Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Dinas Kominfo dan Sekretariat Daerah (Setda) Maros,” jelasnya
Rencananya kata dia absensi perekaman wajah ini akan efektif Juni mendatang.
“Rencananya nanti sekitar 2 Juni absensi perekaman wajah baru efektif,” katanya
Tak hanya itu kata dia, saat ini pihaknya juga tengah melakukan uji coba absensi via Handphone.
“Kita juga sementara ujian coba absesnsi melalui Handphone, tapi karena tidak semua punya HP yang memiliki kamera depan dan Biometrik sehingga mesin finger diefektifkan melakukan perekaman wajah,” tutupnya

Source

 

Aksi Perampasan Motor di Kabupaten Tangerang Terekam CCTV

 

Peristiwa perampasan sepeda motor oleh kelompok diduga gangster di Jalan Salembaran Raya Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, terekam kamera CCTV. Pelaku menggunakan senjata celurit.

 

Kapolsek Teluknaga, AKP Edy Suprayitno menuturkan kejadian itu terjadi pada Minggu (24/1) dini hari.

“Diduga akan melakukan tawuran karena masing-masing membawa sajam (senjata tajam),” kata Edy Suprayitno, Senin (25/1).

 

Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. “Sekarang dalam penyelidikan. Perkembangan kita kabarin, doakan agar bisa terungkap,” jelasnya.

 

Edy mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), aksi tersebut diduga kuat merupakan aksi tawuran. “Karena dilihat CCTV itu motor oranye bawa sajam juga,” jelas Kapolsek.

 

Diterangkan dia, peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/1) sekitar pukul 03.30 WIB. Sekelompok pemuda yang berjumlah sekitar 29 sepeda motor menyerang kelompok lainnya yang hanya empat motor.

 

Kedua kelompok ini sama-sama melengkapi diri dengan senjata tajam (sajam). Adapun kelompok yang jumlahnya kalah banyak tersebut, salah satu sepeda motornya dirampas.

“Kita duga mereka mau tawuran karena mereka kalah kekuatan yang dari sini kan 29 motor, kita cek di situ. Yang motor oranye cuma empat motor mereka. Jadi motor mereka dirampas,” jelas dia.

 

Source

CCTV Rekam Kuntilanak!!

Seorang tukang sayur terekam CCTV tengah bonceng kuntilanak di motornya. Kejadiannya terekam di Kampung Utan, Tangerang Selatan, Banten.

Video kejadian tersebut diunggah akun Instagram @ndorobei dan viral di media sosial.

“kp. Utan jembatan gantung depok .. ceritanya Seorang Tukang sayur dorong , saat ingin Belanja ke Pasar Citayam naik motor .. Sampai Pasar langsung muntah … Ada orang Pasar yg tau lalu di Tanya abis lewat mana…. Akhir Nya dimintai rekaman cctv Sama hansip…dan terlihatlah penampakkannya…”

Demikian keterangan unggahan dari akun Instagram tersebut. Disampaikan bahwa setibanya di pasar, tukang sayur tersebut langsung muntah.

Adapun rekaman CCTV kemudian diminta dari hansip, setelah rekan pedagang menanyakan rute perjalanan dan area yang dilewati.

Namun, dalam video versi lengkap diduga tukang sayur itu ternyata tidak sendirian. Di belakangnya juga tampak ada pengendara lain.

Bila video diputar lambat, ternyata pengendara tersebut membonceng orang, bukan sosok kuntilanak yang sempat dipercaya oleh netizen.

Source