Perkembangan Google Lens Yang Dapat Jawab Soal Matematika Hingga Kimia

Google meluncurkan fitur tambahan pada Google Lens yang akan membuat pengguna bisa membantu menyelesaikan soal matematika dan sains.

Cara menggunakan fitur filter bernama ‘Homework’ dengan ikon topi wisuda itu cukup mudah. Pengguna tinggal memotret soal yang hendak dijawab. Kemudian pengguna membingkai atau cropping foto soal-soal yang hendak dijawab.

Setelah mengambil gambar, Google Lens akan menyorot seluruh soal-soal tersebut. Kemudian akan muncul opsi ‘copy the text’, ‘send to your computer via Chrome’, dan ‘edit math equetion’.

Khusus untuk soal matematika atau soal hitung-hitungan lainnya, pengguna bisa memanfaatkan opsi ‘Steps to Solve’.

Opsi ‘Steps to Solve’ akan memberikan pengguna beberapa pilihan rumus untuk menyelesaikan soal yang sudah difoto. Rumus itu terdiri dari formula kuadrat atau pemfaktoran.

Dilansir dari 9toMac, secara rinci Google Lens akan menyediakan langkah-langkah penyelesaian soal, bukan hanya menghasilkan jawaban.

Dilansir dari Engadget, Google juga meluncurkan fitur ‘Search’ yang memiliki hampir 100 objek 3D berkaitan dengan soal-soal STEM (science, technology, engineering and mathematics).Sedangkan pada pertanyaan sains, filter Google Lens menampilkan ‘Knowledge Panel’.  Opsi ini akan menunjukkan grafik dan penjelasan soal konsep dasar dari soal tersebut. Google mengatakan fitur ini akan membantu pengguna  meningkatkan pemahaman mengenai topik inti yang dimaksud.

Sumber

CCTV Analytics Big Data

Munculnya Teknologi Canggih Indonesia Berupa CCTV Analytics Big Data

Kepala Diskominfo Kota Semarang Bambang Pramusinto mengklaim, penerapan teknologi CCTV Analytics berbasis big data di Kota Semarang merupakan yang pertama di Indonesia diterapkan oleh pemerintah. Meski saat ini baru pilot project di dua kawasan yakni Kota Lama dan Simpang Lima, pihaknya akan melakukan pengembangan untuk menjangkau wilayah lebih luas.

Teknologi CCTV Analytics ini mengubah visual menjadi data secara realtime. Sehingga muncul data secara realtime mengenai jumlah kendaraan, parkir liar, genangan air, sampah, dan jumlah pengunjung tempat wisata.

“Setelah peluncuran beberapa waktu lalu, kami terus melakukan komunikasi dengan sejumlah stakeholder. Terutama yang akan mendapatkan kemanfaatan langsung dengan CCTV Analytics. Misalnya berkaitan dengan masalah parkir liar, genangan air, sampah dan seterusnya. Maka kami berkoordinasi dengan Dishub, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan DPU,” ungkap Bambang, Kamis (20/8/2020).

Dia berharap teknologi CCTV Analytics ini bisa memperlihatkan potensi permasalahan secara riil di Kota Semarang.

“Teknologi ini bisa membantu mereka. Bagaimana agar teman-teman OPD lain bisa dimudahkan. Misalnya kerumunan orang di pasar sudah sedemikian parah, nanti bisa dideteksi dan ada peringatan. Potensi pendapatan parkir bisa terpantau melalui CCTV Analytics, yakni mengolah data visual menjadi big data,” katanya.

Sehingga diketahui data dari visual menjadi angka-angka secara riil. “Maka potensi pendapatan pajak parkir bisa diketahui melalui CCTV Analytics tersebut. Saya yakin teknologi ini akan memberikan maanfaat untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” katanya.

Memang, saat ini pilot project baru diterapkan di dua lokasi, yakni kawasan Simpang Lima dan Kota Lama. Namun ke depan, pihaknya akan terus mengembangkan penerapan CCTV Analytics. “Mengapa hanya dua lokasi, karena memang membutuhkan biaya cukup mahal. Pembiayaan program ini non APBD, yakni bekerja sama dengan PT Telkom dan Katalis. Mudah-mudahan ke depan bisa dikembangkan lagi. Terutama di ruas-ruas yang memiliki potensi masalah,” katanya.

Dia mengklaim, telah melakukan riset dan berkonsultasi dengan berbagai pakar teknologi di berbagai tempat seperti di Udinus Semarang dan Institut Teknologi Bogor (ITB). Termasuk sejumlah pakar yang dilibatkan dalam diskusi mengenai penerapan CCTV Analytics.

Selain mengumpulkan dan menganalisis data, lanjut dia, CCTV Analytics ini juga mampu memberikan notifikasi. “Misalnya ditempatkan di lokasi yang rawan ada orang buang sampah sembarangan, maka akan ada notifikasi. Sejauh ini CCTV yang ada hanya memuat video yang harus dipantengi,” katanya.

Sumber

Canggihnya CCTV Ezviz C1C Dapat Mendeteksi Hawa Tubuh

EZVIZ C1C PIR, CCTV dengan Sudut Pandang Luas Sampai 130°

Menjaga keamanan rumah mutlak diperlukan, sehingga diperlukan sebuah perangkat yang tidak hanya handal namun juga mudah dipasang semua anggota keluarga. Kamera CCTV Ezviz C1C PIR memiliki berbagai fitur pengawasan lengkap, seperti berikut ini.

Desain dan Instalasi

CCTV Ezviz C1C

Secara umum Ezviz C1C PIR membawa desain kekinian dengan dominasi warna putih. Di bagian bawah terdapat semacam plat magnet untuk menempelkan Ezviz C1C PIR ke tembok.

Sementara dari segi dimensi, Ezviz C1C PIR juga termasuk kompak, yakni sebesar 64 mm x 64 mm x 103 mm. Dengan dimensi sebesar itu

Tidak seperti kamera pengaman lainnya, Ezviz C1C PIR sangat mudah dipasang. Tanpa perlu merlihat manual, pengguna sudah bisa menginstall Ezviz C1C PIR.

Jika berada di permukaan datar, Anda hanya perlu menyambungkan kabel daya ke adaptor, kemudian disambungkan ke stop kontak. Begitu aktif, tinggal menyambungkan perangkat dengan ponsel lewat aplikasi Ezviz.

Jika ingin memasang Ezviz C1C PIR ke tembok atau permukaan vertical, disediakan alas magnet. Pengguna hanya perlu menempelkan alas magnet untuk kemudian ditempelkan lagi ke tembok.

Nah jika perangkat sudah tersambung ke ponsel, bisa memindai barcode yang terletak di bagian belakang perangkat. Proses pemindaian hanya bisa dilakukan di aplikasi Ezviz.

Baca Juga : 3 Keuntungan CCTV Wireless (Tanpa Kabel)

Aplikasi Ezviz

Aplikasi Ezviz sendiri terbilang cukup intuitif dan user-friendly. Di aplikasi ini memungkinkan menyambungkan ke beberapa kamera Ezviz yang terpasang di rumah.

Di halaman utama terdapat rekaman langsung dari Ezviz C1C PIR. Selain itu, lewat aplikasi Ezviz juga, pengguna bisa berbicara dua arah sehingga keamanan rumah dapat lebih mudah diawasi. Pengguna juga bisa melakukan zooming hingga 8 kali untuk memperjelas gambar.

Segala notifikasi dari perangkat Ezviz C1C PIR akan dikirimkan via aplikasi. Jadi jika ada gerakan yang mencurigakan di dalam rumah, pengguna akan langsung mengetahuinya.

Storage dan Performa

Spesifikasi, Harga & Review EZVIZ C1C PIR (1080p) - reviewcorner.id

Ezviz menyediakan tiga pilihan penyimpanan menarik. Pengguna bisa menggunakan Micro SD hingga 256 GB, penyimpanan awan, ataupun NVR.

Kualitas video C1C sangat baik. Gambar yang dihasilkan tampak tajam. Lensa juga dapat mengambil sudut lebar hingga 130 derajat hingga cakupan ruangan yang terekam akan lebih luas. Sementara kualitasnya mampu merekam adegan Full HD 1080p.

Kamera C1C PIR terbilang cerdas, sehingga dapat beralih antara gambar berwarna siang hari dan gambar hitam putih di malam hari secara otomatis, berkat filter cut-off IR.

Iluminator inframerah memungkinkan pengguna dapat melihat rekaman video secara jelas dan jernih meskipun dalam kondisi gelap gulita. Menariknya, kamera ini dilengkapi dengan sensor gerakan (PIR) inframerah pasif yang hanya memicu peringatan saat mendeteksi objek hangat yang bergerak. Alarm ini mendeteksi hawa tubuh, jadi pengguna dihindarkan dengan peringatan palsu.

Kesimpulan

Pemasangan mudah menjadi salah satu kekuatan Ezviz C1C PIR, sehingga semua anggota keluarga dapat melakukan instalasi. Kualitas kamera 1080p juga membuat perangkat ini dapat diandalkan di kondisi terang ataupun malam hari.

Sumber

Aksi Pencurian Mobil Marak Terjadi di Jambi Ditengah Pandemi Corona

IMG-20200413-WA0042.jpg
Hendak Jual Mobil, Malah Hilang Dicuri saat Terparkir di Depan Toko.
Jambikita.id – Setelah kemarin sempat viral tentang pencurian mobil terparkir di rumah di Jambi. Kini, aksi pencurian mobil kembali terjadi di tengah-tengah masa pandemi virus Corona (Covid-19) saat ini. Kali ini mobil Suzuki Cary pick up, dengan nomor polisi A 8064 ZF, milik Anto Candra, raib dibawa kabur pencuri sekitar pukul 03.30 WIB, Senin (13/4) dini hari.
Kejadian tersebut terjadi di halaman toko adiknya, yang berada di kawasan Mayang, Jalan Ir. H. Juanda, Simpang III Sipin, Kota Baru, Kota Jambi.
Andri Candra (24) yang juga merupakan adik korban, sebelum raib dicuri, mobil tersebut rencananya akan dijual dengan harga Rp 85 juta. Menurutnya, mobil tersebut sudah ditempel dengan tulisan dijual dan diparkir di depan tokonya.
“Iya, mobil itu dari tanggal 4 April 2020 lalu sudah parkir di depan toko. Memang sengaja dititip kakak saya disini, untuk dijual. Sudah kita tempel tulisan dijual,” kata Andri Candra, Senin (13/4) sore.
Lebih lanjut, Andri mengatakan, bahwa aksi pencurian tersebut baru disadarinya pada pagi hari, sesaat akan membuka tokonya. Setelah menyadari mobil tersebut tidak ada, ia langsung melihat rekaman CCTV toko.
“Pas buka toko sekitar jam 8 pagi, mobil sudah tidak ada lagi di depan toko, dan saya cek CCTV ternyata dicuri seorang pria,” ungkapnya.
Dari rekaman CCTV toko, kata Andri, pelaku dengan menggunakan helm berusaha membuka pintu mobil tersebut. Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil membuka pintu mobil dan membawa kabur mobil tersebut.
“Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku menyongkel pintu mobil. Setelah pintu mobil terbuka, pelaku masuk ke dalam mobil dan langsung membawanya kabur,” jelasnya. 
Sementara itu, Kapolsek Kota Baru, AKP Afrito Marbaro saat dikonfirmasi membenarkan terkait kejadian aksi pencurian mobil tersebut. 
“Kejadian subuh tadi, saat ini korban sudah membuat laporan polisi ke Polresta Jambi,” pungkasnya.

Maling Bercelana Dalam Terpantau Kamera CCTV saat Beraksi

 

Sumber

Terkejut Bekas Ludah di Paket Kiriman, Pria Ini Tambah Tersentak Lihat CCTV, Aib Pelaku Terbongkar

Terkejut Bekas Ludah di Paket Kiriman, Pria Ini Tambah Tersentak Lihat CCTV, Aib Pelaku Terbongkar
Shutterstock Ilustrasi problem wabah virus corona / Covid-19
TRIBUNNEWSMAKER.COM –  Merasa curiga ada bekas ludah di paket kiriman barang yang dia terima, pria ini langsung ketakutan virus corona atau Covid-19.

Karena itu, dia langsung cek isi video rekaman kamera CCTV di rumahnya.

Dari rekaman CCTV, terbongkar aib pelaku penebar teror kuman di paket kiriman barang yang dikirim ke rumahnya. Siapakah dia?

Begitulah gelagatnya. Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, ternyata masih ada orang yang membuat lelucon dengan cara yang tidak pantas.

Dilansir dari ABC7 Chicago, Seorang pria di Los Angeles, Amerika Serikat marah ketika memeriksa kamera CCTV dan melihat bahwa seorang petugas pengiriman barang Amazon sengaja meludahi paket yang ia kirim.

Insiden yang terjadi di Los Angeles, California, Amerika Serikat ini dibagikan oleh seorang pengguna Twitter yang bernama Gavin M.

Dalam video yang ia bagikan melalui Twitter tersebut, ia marah dengan apa yang dilakukan oleh petugas pengirim paket tersebut.

Petugas pengiriman Amazon yang meludahi paket (ABC7 Chicago)
Petugas pengiriman Amazon yang meludahi paket (ABC7 Chicago) (ABC7 Chicago)

Gavin mengaku tidak pernah memeriksa kamera CCTV di rumahnya kecuali ada sesuatu yang aneh.  Awalnya, ia menemukan noda abu-abu di kotak paket yang ia terima dari kurir pengiriman barang.  Ia merasa curiga lalu memutuskan untuk melihat video rekaman CCTV di rumahnya untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi.

Ketika ia melihat video tersebut, ia melihat seorang pria yang berseragam petugas paket kiriman barang mengantarkan paket ke rumahnya.

Petugas pengiriman Amazon yang meludahi paket (ABC7 Chicago)

Pada awalnya semuanya tampak baik-baik saja dan petugas pengiriman barang tersebut meletakkan barang pada tempatnya. Namun kemudian pria tersebut meludahi tangannya sendiri dan mengusapkannya pada paket. Petugas pengiriman paket barang yang meludahi paket (ABC7 Chicago)

Untungnya, Gavin memperhatikan dan melakukan langkah untuk membersihkan paket tersebut agar terhindar dari penularan virus corona atau Covid-19 yang sedang menjadi pandemi.

“Pria kurir pengirim ini sengaja meludahi paket saya.

Kita harus memperingatkan dunia, ”jelas Gavin melalui akun twitternya.

Melihat petugas pengiriman paket yang melakukan hal tersebut, Gavin lalu menghubungi pihak Amazon. Pihak paket kiriman barang Amazon kemudian akan melakukan penyelidikan pada petugas kurirnya.

“Kejadian ini tidak mewakili pekerja pengiriman Amazon. Kami akan memulai penyelidikan yang rumit” kata juru bicara perusahaan Amazon.

“Kami sedang menyelidiki secara agresif untuk memahami apa yang mungkin terjadi dalam situasi ini. Jika itu benar-benar tindakan jahat oleh pengemudi, kami akan melakukan tindakan hukum.” kata juru bicara perusahaan Amazon, seperti dilansir dari ABC7 Chicago.(TribunStyle.com/Anggie)

 

Sumber

Pamerkan Alat Vital Hingga Terekam CCTV di Bekasi

 

 
 
WIKEN.ID – Di tengah pandemi corona, masyarakat dihimbau untuk tetap berada di rumah saja.

Hal ini dimaksudkan untuk mencegah penyebaran lebih luas.

Namun anjuran dari pemerintah itu justru tidak dilaksanakan oleh pria yang satu ini.

Bukannya di rumah, ia malah mondar-mandir di sekitar perumahan warga dengan disertai perbuatan yang tak senonoh.

Pria ini menjalani aksi eksebionisnya dengan memamerkan alat vitalnya.

Aksinya ini terekam di CCTV serta tersebar di media sosial.

Dikutip dari Tribunnews.com, aksi itu terekam di Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi.

Video detik-detik aksi pamer kemaluan yang dilakukan seorang pria disebar akun instagram @lulabyuli pada, Senin, (30/3/2020) dan langsung mendapat tanggapan pengguna media sosial.

Berdasarkan video rekaman CCTV, terlihat seorang pria mengibaskan kaus dan membuka celana pendek berjalan di depan rumah warga sambil mengeluarkan kemaluannya.

Tampak pula, beberapa kali pria tersebut mondar-mandir di depan rumah sambil sesekali menengok sekeliling agar aksinya tidak dipergoki.

Pria dengan potongan rambut cepak itu terlihat berjalan mendekat ke arah gerbang, serta satu tangannya terlihat terus memainkan alat vitalnya yang sedari tadi ia pamerkan.

Pada keterangan unggahan akun @lulabyuli, kejadian itu diketahui terjadi di Perumahan Villa Indah 2, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi sekitar pukul 15.00 WIB.

https://youtu.be/2oMHkEWFrx0

Korban dalam kejadian itu adalah temannya yang saat itu, tengah membersihkan kandang kelinci di teras rumah.

Dari akun tersebut, ia menulis bahwa korban yang sedang membersihkan kandang kelinci mengenakan pakaian yang menurutnya masih wajar.

Masih dalam keterangan unggahan tersebut, pemilik akun menyebut bahwa laki-laki yang tidak dikenal itu tetap mondar-mandir di depan gerbang, namun tidak digubris oleh temannya.

Hal tersebut lantaran temannya tidak mengetahui aksi bejat yang dilakukan pria tersebut.

Korban yang kala itu mulai mengetahui aksi bejat pelaku, spontan menyeprotkan air menggunakan selang.

Beruntung aksi pelaku berhenti sampai di situ dan kabur meninggalkan lokasi.(*)

sumber 

Miris! Aksi Pencurian Makanan Terjadi di Tengah Pandemi Virus Corona

Curi Makanan Foto: Istimewa

Keji sekali, di tengah masa karantina virus corona ada sekelompok orang yang mencuri stok makanan dari depan pintu warga.

Masa karantina guna mencegah penyebaran virus corona agar tidak semakin luas tengah diberlakukan di berbagai negara, salah satunya di Inggris. Pada masa tersebut masyarakat diimbau tidak keluar dari rumah kecuali untuk hal-hal yang penting.

Alhasil masyarakat tidak dapat melakukan banyak kegiatan, termasuk berbelanja kebutuhan stok makanan. Namun, untungnya masyarakat di Inggris kompak saling membantu untuk memberikan stok makanan kepada yang membutuhkan, khususnya untuk para lansia.

Stok makanan tersebut dikirimkan tanpa kontak langsung, yakni ditaruh tepat di depan rumah warga. Sehingga di setiap rumah biasanya banyak terdapat paket makanan hasil dari kiriman sesama tetangga.

Ada pula yang memanfaatkan belanja melalui situs online yang mengharuskan para kurir tersebut mengirimkan makanan dengan menaruhnya di depan pintu rumah.

Miris! Aksi Pencurian Makanan Terjadi di Tengah Pandemi Virus Corona
Foto: Istimewa

Namun, hal tersebut justru dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak tahu malu. Pasalnya ada sekelompok orang yang mencuri makanan-makan tersebut dari beberapa depan rumah warga.

Dilansir dari Entertainment Daily (25/03) ada sekitar 4 rumah yang sering menjadi sasaran para penjarah makanan tersebut. Aksinya itu terekam dalam kamera CCTV yang dipasang di pintu rumah.

Bahkan paket stok makanan dari situs belanja online, Gousto seharga Rp. 825.646 raib digondol oleh sekelompok pencuri makanan. Padahal paket makanan itu ditujukan untuk keluarga yang memiliki anak berusia 7 tahun dengan kelainan kromosom langka.

Miris! Aksi Pencurian Makanan Terjadi di Tengah Pandemi Virus CoronaFoto: Istimewa

Padahal pihak dari Gousto sudah memastikan pelanggannya untuk menentukan tempat yang aman untuk meninggalkan kotak paket makanan mereka. Namun, cara tersebut agaknya tidak mencegah aksi pencurian tersebut.

“Kami adalah keluarga yang rentan karena kondisi putri saya. Apa yang dilakukan si pencuri ini sangat menjijikkan. Mereka tega mencuri makanan yang kini telah menjadi komoditas berharga di tengah virus corona,” ujar pemilik rumah.

sumber

Jangan Macam-macam! Polisi Sekarang Dibekali CCTV di Badan, Rekamannya Bisa Jadi Bukti Pelanggaran

Kapera cctv portable yang digunakan oleh Polwan saat mengatur lalu lintas
Body Camera yang digunakan oleh Polwan saat mengatur lalu lintas

Otomania.com – Kamera cctv portable bisa jadi bukti pelanggaran hukum, biasanya ada di spot CCTV atau dash cam. Tapi bagaimana jika kamera ini melekat juga di badan anggota kepolisian?

Yup, ini yang sedang direncakana oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mereka berencana melengkapi anggotanya dengan sebuah kamera portabel. 

Kamera portabel itu disebut dengan body camera ini dipasang pada seragam yang digunakan oleh anggota kepolisian. 

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M. Nasir mengatakan, kamera tersebut memiliki banyak fungsi. Bahkan uniknya, kamera tersebut mampu menindak pelanggar secara elektronik.

“Kamera tersebut mampu mengawasi anggota saat dilapangan. Bahkan, body camera juga bekerja untuk menindak pelanggar lantas secara elektronik,” ujar Nasir kepada GridOto.com di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Tak hanya itu, kamera portabel ini juga dapat menghubungkan anggota lain ketika membutuhkan bantuan di lapangan.

Ini dia Body Camera yang akan digunakan oleh Polantas
Ini dia Body Camera yang akan digunakan oleh Polantas

Nasir menambahkan, bahwa kamera tersebut memiliki kemampuan untuk merekam gambar dan suara secara streaming selama delapan jam tanpa berhenti.

Dengan body camera ini, diharapkan ada pengawasan terhadap seluruh anggota yang bertugas di lapangan.

Untuk sementara, akan disiapkan sebanyak 16 kamera yang akan disebar ke anggota Patroli Jalan Raya (PJR).

Kamera tersebut akan digunakan di dada sebelah kiri.

“Saat ini unitnya masih terbatas, sehingga masih dikhususkan untuk Patroli Jalan Raya (PJR),” bebernya.

“Bodycam juga dapat diarahkan ke sasaran dari back office,” tutupnya.

Sumber : https://otomania.gridoto.com/read/241886605/jangan-macam-macam-polisi-sekarang-dibekali-cctv-di-badan-rekamannya-bisa-jadi-bukti-pelanggaran#!%2F

CCTV Face Recognition

Awas, Kota Surabaya Bakal Dipenuhi CCTV Face Recognition

Awas, Kota Surabaya Bakal Dipenuhi CCTV Face Recognition
Wali Kota Risma/Foto: Amir Baihaqi

Surabaya – Kota Surabaya bakal dipenuhi kamera CCTV berbasis face recognition (pengenal wajah) dengan teknologi mutakhir. Pemasangan itu dilakukan sebagai langkah antisipatif menjaga keamanan di Kota Pahlawan.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menuturkan, pihaknya kini tengah menyiapkan penambahan pemasangan CCTV face recognition. Yakni sekitar 280 kamera.

“Jadi, kita akan tambah kurang lebih 280 kamera,” kata Risma kepada wartawan di rumah dinasnya, Jalan Sedap Malam, Surabaya, Sabtu (21/9/2019).

Menurut Risma, kamera yang telah dipasang sebelumnya juga telah mempunyai kemampuan face recognition. Namun pada penambahan kali ini lebih disempurnakan sehingga mampu terkoneksi dengan data kependudukan.

Dengan begitu, tutur Risma, seseorang yang tertangkap kamera bisa langsung dikenali datanya. Selain terkoneksi dengan data kependudukan, pemkot juga rencananya akan mengoneksikan kamera dengan pihak lain seperti Densus dan kepolisian.

“Yang kamera sekarang sudah bisa sekaliber itu cuma kita tambah lagi. Karena kita ingin bisa menangkap masalah-masalah itu. Jadi misalkan tabrak lari kemudian kita zoom dan kita bisa lihat wajahnya dan konek dengan data kependudukan, keluarlah data itu,” terang Risma.

“Iya ini kita akan komunikasikan dengan pihak Densus dan kepolisian juga. Ini kita lagi komunikasikan,” imbuh wali kota dua periode itu.

Ditanya kapan mulai dioperasikan? Risma memastikan bulan November CCTV sudah siap beroperasi.

“Akhir tahun ini sudah siap. Mungkin November sudah siap,” pungkasnya.
(sun/bdh)